Search
Close this search box.
Saturday, 5 April 2025

Prabowo Guncang Dunia: Indonesia Resmikan Bank Emas Pertama pada 26 Februari 2025

Jakarta, 25 Februari 2025 Infogloball.com– Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto akan mencatat sejarah baru dalam dunia ekonomi Indonesia dengan meresmikan Bank Emas pertama di tanah air. Langkah strategis ini bertujuan untuk mengoptimalkan pengelolaan emas nasional, yang selama ini lebih banyak mengalir ke luar negeri tanpa memberikan manfaat maksimal bagi perekonomian dalam negeri.

Bank Emas, atau yang dikenal sebagai Bullion Bank , akan menjadi tonggak baru dalam sistem keuangan Indonesia. Lembaga ini dirancang untuk menyimpan, mengelola, dan memanfaatkan emas sebagai instrumen keuangan yang lebih terstruktur. Dengan keberadaan Bank Emas, Indonesia dapat memperkuat ketahanan perekonomian, mengurangi ketergantungan pada mata uang asing, serta membuka peluang bagi masyarakat untuk berinvestasi dalam emas dengan mekanisme yang lebih aman dan teregulasi.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto , menegaskan bahwa pembentukan Bank Emas ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk meningkatkan nilai tambah sektor pertambangan dan memperkuat posisi Indonesia dalam perdagangan emas global.

“Selama ini, aliran emas dari Indonesia lebih banyak mengalir ke luar negeri tanpa pengelolaan yang optimal. Dengan adanya Bank Emas, kita dapat memastikan bahwa cadangan emas nasional dapat dikelola secara strategis untuk kepentingan perekonomian negara,” ujar Airlangga.

Pegadaian & BSI Ditunjuk sebagai Pengelola

Sebagai langkah awal, pemerintah menunjuk PT Pegadaian (Persero) dan Bank Syariah Indonesia (BSI) sebagai pelaksana operasional Bank Emas.

Kedua Institusi ini akan bertanggung jawab dalam menyediakan layanan perbankan khusus emas, termasuk:

1. Penyimpanan emas dalam bentuk rekening digital
2. Transaksi jual beli emas dengan sistem perbankan modern
3. Jaminan pembiayaan berbasis emas
4. Konversi emas menjadi instrumen investasi syariah

Direktur Utama PT Pegadaian, Damar Latri Setiawan , menyatakan bahwa Bank Emas akan menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin menyimpan emas dengan aman dan likuid. Sementara itu, Direktur Utama BSI, Hery Gunardi , menekankan bahwa sistem syariah akan menjadi dasar utama dalam pengelolaan keuangan berbasis emas ini.

“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat memiliki akses mudah untuk berinvestasi dalam emas tanpa harus menghadapi risiko penyimpanan yang tinggi,” jelas Damar.

Meningkatkan Posisi Indonesia di Pasar Emas Global

Indonesia dikenal sebagai salah satu produsen emas terbesar di dunia, dengan cadangan yang berlimpah terutama di daerah Papua, Sulawesi, dan Kalimantan . Namun, selama ini sebagian besar emas yang ditambang di Indonesia diekspor dalam bentuk mentah, tanpa nilai tambah yang maksimal.Deskripsi Gambar

Dengan hadirnya Bank Emas, pemerintah berharap dapat mengubah pola perdagangan emas nasional agar lebih menguntungkan bagi perekonomian domestik. Bank ini juga diharapkan dapat menjadi pusat transaksi emas nasional dan internasional, menarik investor global, serta memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain utama di pasar emas dunia.

Menurut ekonom senior Aviliani , keberadaan Bank Emas dapat menjadi game changer bagi stabilitas perekonomian Indonesia.

“Jika dikelola dengan baik, Bank Emas bisa menjadi alternatif cadangan devisa, mengurangi tekanan terhadap nilai tukar rupiah, dan menjadi alat stabilisasi perekonomian dalam situasi krisis,” ujarnya.

Dampak Positif bagi Masyarakat dan Sektor Keuangan

Peluncuran Bank Emas ini juga akan memberikan dampak luas bagi masyarakat. Selain membuka akses lebih luas terhadap investasi emas, keberadaan bank ini juga akan meningkatkan literasi keuangan masyarakat terkait emas sebagai instrumen investasi.

Pemerintah juga berencana untuk memperkenalkan emas sebagai instrumen tabungan dan pensiun yang dapat diakses oleh masyarakat luas. Dengan sistem yang lebih aman dan transparan, masyarakat diharapkan lebih tertarik untuk mengalokasikan sebagian asetnya dalam bentuk emas.

Kesimpulan: Era Baru Keuangan Berbasis Emas

Peresmian Bank Emas oleh Presiden Prabowo Subianto pada 26 Februari 2025 menandai era baru dalam sistem keuangan Indonesia . Dengan pengelolaan emas yang lebih strategis dan modern, Indonesia memiliki peluang besar untuk memanfaatkan kekayaan alamnya secara optimal, memperkuat ketahanan ekonomi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat .

Ke depan, keberhasilan Bank Emas akan sangat bergantung pada regulasi yang ketat, transparansi dalam operasional, serta dukungan dari berbagai pihak . Jika dikelola dengan baik, bukan tidak mungkin Indonesia akan menjadi salah satu pusat keuangan berbasis emas yang diperhitungkan di dunia.

(Red)