Subulussalam, 11 Februari 2025 Infogloball.com– Isu kesejahteraan perangkat desa kembali mencuat setelah Ketua Ormas P-PKP (Perkumpulan Pedang Keadilan Perjuangan) Subulussalam, Putra Nasrullah, menyoroti rendahnya gaji perangkat desa di Kota Subulussalam. Dalam pernyataannya, ia mengingatkan walikota terpilih untuk segera meningkatkan gaji perangkat desa yang selama ini masih jauh dari kata layak.
Menurut Putra, gaji kepala desa di Subulussalam saat ini hanya sekitar Rp 2.400.000 per bulan. Jumlah ini sangat rendah dibandingkan upah minimum regional (UMR) yang berlaku. “Bagaimana mungkin kita berharap perangkat desa dapat bekerja secara profesional jika mereka sendiri tidak mendapatkan penghasilan yang layak?” tegasnya.
Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 Tahun 2019, gaji perangkat desa di Indonesia ditentukan berdasarkan kelas desa. Untuk desa kelas I, gaji kepala
desa seharusnya berada di kisaran Rp 5.000.000 – Rp 7.000.000 per bulan, sedangkan perangkat desa lainnya berkisar Rp 2.500.000 – Rp 4.000.000 per bulan. Namun, kenyataan di Subulussalam menunjukkan angka yang jauh lebih rendah.
Rincian gaji perangkat desa berdasarkan kelas desa adalah sebagai berikut:
Desa kelas I :
– Kepala Desa : Rp 5.000.000 – Rp 7.000.000
– Sekretaris Desa : Rp 3.500.000 – Rp 5.000.000
– Perangkat Desa lainnya: Rp 2.500.000 – Rp 4.000.000
Desa kelas II :
– Kepala Desa : Rp 4.000.000 – Rp 6.000.000
– Sekretaris Desa: Rp 3.000.000 – Rp 4.500.000
– Perangkat Desa lainnya: Rp 2.000.000 – Rp 3.500.000
Desa kelas III :
– Kepala Desa : Rp 3.000.000 – Rp 5.000.000
– Sekretaris Desa : Rp 2.500.000 – Rp 4.000.000
– Perangkat Desa lainnya: Rp 1.500.000 – Rp 3.000.000
Namun di Subulussalam, kenyataannya gaji kepala desa masih berkisar di angka Rp 2.400.000, jauh di bawah standar yang diatur dalam regulasi.
Putra Nasrullah menegaskan bahwa peningkatan gaji perangkat desa harus menjadi prioritas pemerintah daerah, terutama walikota terpilih. Ia menilai kesejahteraan perangkat desa adalah landasan bagi kemajuan desa dan masyarakat. “Jika kepala desa dan perangkatnya tidak sejahtera, bagaimana mungkin mereka bisa bekerja dengan maksimal?” Tegasnya.
Selain itu, ia menyoroti bahwa salah satu visi-misi Presiden RI, Prabowo Subianto, adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, perhatian terhadap perangkat desa sebagai ujung tombak pemerintahan desa harus menjadi bagian dari agenda besar pembangunan nasional.
Harapan untuk Walikota Terpilih
Putra Nasrullah dan masyarakat Subulussalam berharap walikota terpilih dapat menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan perangkat desa. Langkah ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kinerja aparatur desa, namun juga berdampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.
Dengan semakin meningkatnya perhatian terhadap isu ini, besar harapan agar perangkat desa di Subulussalam mendapatkan penghasilan yang layak sesuai dengan tanggung jawab mereka dalam membangun desa dan mengabdi kepada masyarakat.
( Ujang )

